Pages

Tuesday, October 12, 2010

pagi hanya dua jam

Sapaanku pada pagi
Membuka jendela lalu menatapinya
Bertanya, mengapa begini mengapa begitu
Aku diam

Luasku menyempit
Ruangku tersesak
Aku ya aku
Bukan orang lain
Aku yang disebut objek penipu
Pengeras batin yang tak mampu lagi mendengar rintihan suara hati
Aku bersedia ditikam dgn rajampun kutunduk dan mengangguk
Tapi biarlah mereka baik adanya
Sosialku tak punya maksud
Aku tak mampu menutup pintu atasnya
Bersendawa pun mereka tahu
Namun perduliku pada kamu
tidak bisa dibendung
Itu sudah hukum alamku
Dan hukum duniaku
Anda kau tahu itu..

No comments: