entah apa yang aku pikirkan semalam
ingat bermimpi pun tiba
janji pertemuan ini sudah lama kubuat
baru terealisasi hari ini
pagi ini
saat aku pun belum siap membuka mata
membuka kisah
membuka hati
membuka bungkamanku
ragu namun harus berani
untuk tahu jawaban Tuhan itu apa atas aku dan harapan ini
perlahan kutemui yang seharusnya aku temui hari ini
seorang yang tidak aku sangka aku harus mengatakan kepadanya
yasudah, aku hanya bisa bersyukur untuk semua kejelasan ini
TERIMAKASIH UNTUK COBAAN YANG KAU IZINKAN DI PAGIKU INI TUHAN..
aku sempat terdiam
antara getir, takut, namun harus bicara
perlahan kujelaskan sejarah dari perasaan ini
memberi gambaran mengapa hati ini jatuh persis untuk dia yang ada disana
kuselesaikan dengan sempurna
dengan cerita manis
perlahan kusiapkan hati
pikiran
untuk mendengar apa yang harus aku dengar
hmmm
aku terdiam mendengarkan kata demi kata
apalah ini
tiba-tiba dada ini menciut
aku terdiam
berusaha memberi senyuman yang sebenarnya tidak ingin aku tampilkan
ya, memang harus seperti itu mungkin..
kurang lebih tiga tahun aku tunggu harapan itu ada
terlena dengan keterangan baik tentangnya
sekarang harus rusak, patah, hancur
karena tahu hal yang selalu kupegang teguh dari dulu
dan dia melanggarnya
aku janji
aku tahu
aku tidak pernah akan membuang pelumas mataku hanya karena ini
tapi diluar dugaan
berbicara pun mataku berbinar berlebihan
memang hanya dia yang mampu membuatku seakan seperti galah rapuh
besi karatan
hilang penglihatan
ingin aku berkata dan bertanya
apa kamu sadar bisa sejauh itu?
impian dan imajinasiku rusak seketika
yasudah
hanya itu yang bisa aku katakan
aku tidak akan terlarut
aku harus!
sepakat kuucapkan selamat tinggal pada
No comments:
Post a Comment