Mungkin kamu lupa..
Saya tidak pernah sedikitpun berkata KAMU TERGANTIKAN
Kamu tetap pada posisi itu
Tidak pernah berubah, berganti posisi, turun status atau apapun...
Kamu tetap sahabat saya
Kata-kata yang ada mungkin bualan emosi, namun kejujuran lebih penting kan?
Tidak ada kata, kamu tetap di tempat yang sama..
Namun hanya kejenuhan dan luapan amarah yang saya bawa dalam elektronika kehidupan saya pribadi
Maaf atas kepahitan dan ketidak nyamanan itu..
Aku sudah bilang, aku siap jadi tempat sampah walau aku bukan tempat sampah sejati..
Tidak mudah menjadi pelampiasanmu disaat hanya aku pilihan pertama dan terakhir
Bencilah dengan kesungguhan hati..
Mengampuni aku maklumi sebagai proses, bukan hadiah dadakan yang datang tanpa campur tangan Tuhan.
Aku pun belajar..
Entah apalagi yang harus kutulis agar pikiran negatif itu keluar dari jalur pemikiranmu...
Aku tidak menggantikanmu..
Kamu tahu, hasil karyaku yang satu itu adalah bentuk kelemahanku yang tidak mampu melupakanmu begitu saja..
Aku hanya bilang, aku berdiri tegap disini dengan susah payah, tolong jangan datang hanya untuk memaki lalu pergi..
Hidupku pun tanpa sejahtera saat berjalan bersamamu
Waktu membuat kuresah saat kubuang bersamamu
Tapi aku punya cukup rasa untuk merindukanmu
Kamu tahu, aku bertapa dalam kegelapanku untuk menghempaskanmu jauh-jauh
Hanya itu obatku untuk menyembuhkan luka
Melupakanmu sejenak untuk kembali memulai terbiasa kembali
Merasakan titik paling sakit sebelum terbiasa dengan sakit yang ringan
Kamu kecewa? Hey, kamu tidak sendiri.. Akupun begitu
Kamu hendak menyerah? Sekali lagi kuteriakkan, HEY! Kau tak sendiri, aku pun begitu...
Tapi apa itu menjawab semua keresahan dan pertanyaan hati kita?
Aku mengintimidasi, aku mencuri kebebasanmu? Aku minta maaf
Aku tidak membuat itu pembelaan, itu salahku untuk ambil andil
Aku hanya ingin berkata
Aku gerah dengan emosimu
Itu saja..
Aku ingin kita berbaik saja
Sudah tidak ada waktu bertemu, lalu harus habis hanya dengan amarah?
Yang pasti, KAMU TIDAK TERGANTI!
Camkan itu baik2..
No comments:
Post a Comment