Biar ragamu salah satu pilihan atasku
Sadik asas kebersamaan kita
Tabia kupukul bersamaan dengan kerianganku akan perjumpaan kita
Mata dengan mata
Muka dengan muka
Waktu tanpa memilah kapan harus dihabiskan bersama
Babak baru selalu jadi perekat retaknya genggaman
Tanganku tanganmu
Entah apalagi yang mampu kuukir dari sisi gelapmu
Yang mungkin pernah singgah sejenak..
Lalu kubuang mati dan pergi..
Terbawa aliran sungai berarus dengan gilanya
Ketika ketiadaan sementaramu
Yang selalu membuatku menaikkan sebuah permohonan
Akan jagapati khusus kiriman dari nirwana.. Memastikan kau tetap tersenyum bersama langit yang menyertai
Jangan lagi simpan kabihatku di memorimu
Biar itu berlalu
Sebagai pengalamanku membuat hancur hatimu
Maafkan kekhilafanku
Sesukanya mengguyur matamu dengan air mata
Menikam dadamu dengan pedang.. Kesakitan..
Menempatkanmu di pijakan yang tidak nyaman
Yang penuh kekhawatiran akan kehilangan
Yang juga mungkin pernah terlupakan..
Maukah kau jadikan itu debu dan deru yang angin bawa dan tidak kembali lagi?
Aku hanya mahluk Tuhan yang tidak sempurna
Tidak akan pernah sempurna
Biar begini
Senangku dengan hidupku yang menerima kehadiranmu
Biar begini
Sampai nama kita tinggal nisan belaka
Biar begini
NP : I'm just missing you :')
Be back soon Moyii..
Published with Blogger-droid v1.7.4

No comments:
Post a Comment