Pages

Sunday, November 6, 2011

Tidak Sinkron Tapi Ini Pagar

Jika bercerita tentang bulir...
Air..
Ini dimulai saat kitab semayamkan cerita di mimpiku..
Basah yang terasa gersang..
Lancar melaju di medan laga..

Perselisihan kenyataan dan dalam hati
Yang tak bisa terkuak nyata
Dan akhirnya hanya sirna tertelan waktu
Tanpa ada satu butir pun kata yang melantunkannya keluar untuk di bawa pergi
Menjadi sebuah kisah baru senyuman layar pandang..

Dimanakah waktu itu?
Dimanakah fakta yang selalu ku tahu?
Kemana perginya deburan ombak yang dulu bergelora di dalam raga?
Hingga badai pantas dinamakannya itu..

Kini kita main peribahasa tanpa alamat
Bermain kata tanpa mengikuti kemana jalannya kaki
Aku nikmati
Aku senyumi
Sampai kapan?
Entahlah. Semua punya ujung dan batas....

No comments: