Mazmur 119 : 71
Ayat ini sangat memberkati gue banget.
Tahu isinya apa? Coba buka alkitab dan baca isinya..
Ayah (baca :Tuhan) kita tuh sebagai orang Kristiani tidak masalah jika harus tertindas.
Bagus untuk kita semakin rendah hati, mengandalkan Dia dan belajar mengenai perintah-perintahnya.
Ya pastilah ya setiap manusia punya luka batin tersendiri.
Banyak juga yang bilang hukum kasih itu ga logis, ajaran Tuhan kadang sulit dimengerti dan diterapkan. Kurang manusiawilah.
Bagi yang pernah mengalami pasti ngerti banget maksud gue.
Pikir aja coba, lo harus berbuat baik sama orang yang udah ngejatuhin dan ngejahatin lo dengan segitu indahnya dengan tanpa dosa? What the AAHH!!
Dan tanpa kita sadari orang yang menusuk paling dalam adalah orang yang paling dekat dengan hidup kita.
Apalagi ituuu..
Oke, sabar masbero.
Tapi inilah uniknya huku kasih yang Ayah ciptakan.
Suer ngelakuinnya ga gampang. Untuk bertahan juga ga mudah. Tapi Pisau juga ga tajem kalo ga diasah kan? Mental yang kuat bukan terbentuk dari angin cepoi-cepoi kan?
Kita perlu badai, kita perlu masalah. Setiap tahun manusia punya masalah masing-masing. Kalo ga punya masalah ya lo ga idup mungkin. Tapi ya itu proses pembentukannya membuat kita semakin peka dengan kuasa Ayah. Iman kita semakin dipertanyakan keteguhannya.
Ayat yang gue tulis di atas adalah hasil kotbah dari gereja gue.
Jujur gue tertegur. Selama ini gue masih sering lalai dalam memperlakukan hukum kasih kepada orang yang jahat sama kita. Kalau kita bales dengan jahat juga, lalu apa bedanya kita sama mereka?
Menjadi orang Kristen itu harus berbeda. Kita harus bisa tunjukkin hidup kita baik di mata orang lain dan menjadi kesaksian. Keren kan? Tapi mampus kan? Hahaha
Tapi gue percaya manusia dengan kekuatan supra natueral manapun ga akan mampu melakukan ini tanpa pertolongan Ayah. Kita cuma harus minta satu, kekuatan dari Ayah untuk bisa memampukan kita.
Lo abis difitnah sama keluarga lo? Lo mau bales fitnah lagi? Trus apa bedanya lo sama dia? Sama-sama jahat kan?
Lo diperlakukan seenaknya sama orang yang lo sayang, lo mau bales gitu juga? Lo bisa ngerubah keadaan menjadi lebih baik dengan bersikap seperti itu?
Kalo kata pendeta gue, contoh sikap hati Daud. Kalau ditegur ya didengerin dan bertobat, jangan malah defense trus kabur. Gimana kita bisa rendah hati untuk bisa melakukan kasih?
Kasih itu butuh kerendahan hati katanya. Iya banget. Orang gengsi, egois dan mau menang sendiri itu ga akan pernah mungkin juga si bisa melakukan kasih. Toh yang penting gue seneng. Orang lain? Bodo amat.
SEE?
Trus mengucap syukur. Katanya orang yang serin ngeluh ga akan bisa berbuat kasih. Gimana mau berbuat kasih kalo ngeluh mulu? Berarti dai ga pernah ngerasaain cukup dan ga pernah ngerasain kasih Ayah juga buat dia. Bener juga si. Tertegur ga? Gue si iya. Hahaha
Punya karateristik yang sama dengan Kristus. Bagaimana caranya? Banyak tokoh yang bisa kita pelajari yang memiliki karateristik Yesus seperti Daud, Ayub, Yusuf dan lainnya. Kita bisa ulik tu gimana sikap hidup mereka.
Kita tinggal bilang, masalah mah pasti ada. Tapi gue akan ditolong oleh Ayah yang sama yang selama ini menopang dan menolong hidup saya.
Ada AMIN?
No comments:
Post a Comment