Tuhan..
Yang kami sebut dengan berbagai nama.. Yang kami sembah dengan berbagai cara..
Terlalu burukkah hambamu dan waktunya yang terus membawanya mengalir jauh dari pada hikmat dan hadiratmu?
Terlalu tidak adil rasanya menjadi Engkau yang hanya kami hampiri ketika peluh dan isak tangis tak lagi terbendung oleh panca indera kami?
Ketika kaki kami tidak lagi mampu menjadi tempat yang cukup kokoh untuk tubuh kami berpijak?
Dan hidup kami tak lagi mengenal pagi, hanya malam dan gelapnya yang menaungi?
Tuhan..
Yang kami puji dengan berbagai kata..
Disini, di hati ini ada kerinduan meluap
untuk kembali tergila-gila bersenandung dan berbincang akrab dengan Engkau.
Kembali cinta pertamaku dengan Kau.
Hingga aku tak lagi mampu untuk berjalan menjauh dari Engkau.
Yang ada hanya.
RINDU.
No comments:
Post a Comment