beginilah perjalanan bercerita
diiringi ombak yang berdansa seirama dengan doa
Begitu caranya langit membuka mata untuk manusia
imajiku bermain mata
Jemariku membuka jalan mestakung
kapan dan darimana segalanya berhenti di tempat berakhirnya peluh?
dan kata-kataku tidak bertambah
hanya perasaanku lebih bervariasi
sekarang.
sensasinya bermacam sejak pendewasaan ini dimulai di bulan Juli.
Pernah menonton film hingga habis lalu setiap perannya diperkenalkan dengan begitu elegan?
Itulah aku dengan sekumpulan ceritaku yang akan kutulis
aku juga tidak paham betul akan diarahkan kemana raga ini
aku masih pada tujuan awalku
terfasilitasi dengan baik atau tidak nantinya
hanya Tuhan yang tahu
aku hanya memiliki kaki untuk berlutut
dan tangan untuk berdoa
segalanya kuarahkan kepada Orang Yang Berhak atas hidupku
No comments:
Post a Comment