Begini..
Jika memang harus saya menukar apa yang saya punya
Untuk sekedar merasa apa yang dulu ada dan pernah saya punya
Yang saya tahu itu bukan semena-mena bonus karena saya membeli sabun 2 gratis 1 di supermarket..
Yang saya tahu persis itu adalah hadiah cuma-cuma dariMu saja.
Saya harus tukar dengan apalagi untuk dapat merasakan hal yang sama?
Damai..
Damai yang sama ketika saya mulai mengeja namaMu lebih baik...
Tenang yang sama ketika saya mulai berjalan lebih jauh bersama tapakMu yang ada disekitar bekas jejak langkah kaki saya yang tercetak di atas tanah..
Rasa itu kian mahal terasa
Seiring dengan berjalannya kehidupan mapan yang ternyata bukan apa-apa, tanpa hadiratMu yang begitu membius hingga ke tulang belakang saya..
Bahkan hati saja terlewati..
Tapi saya tidak punya apa-apa selain hati hamba yang masih perlu ditempa hingga cukup kuat melawan ego untuk dengar-dengaran dengan Engkau..
Kemampuan saya hanya sebiji beras.
Hilang pun orang tidak merasa.
Saya ragu apakah diri saya pantas untuk dijadikan sebagai nilai tukarMu?
Jangan pergi
Kaki saya tidak terlalu kokoh untuk menapaki jalan yang tidak pernah saya kenali kelok dan tanjakannya.
Tetap tinggal.
Karena hanya Engkau yang untuk kuraih tak perlu biaya mahal atau batasan tiket promo.
Ayah hanya sejauh sembahku dalam air mata.
Dan kataku dalam doa..
PunyaMu..
Itu lebih dari cukup.
Sungguh.
Ayah,
Satu lagi..
Terimakasih banyak, untuk mereka yang masih mau mendengar keluhku yang kadang tak mau berhenti tercurah.
Untuk mereka yang menyayangiku tanpa pamrih.
Untuk mereka yang masih sabar berperang dan sedikit berusaha melawan jarak dan waktu yang berbeda dengan yang saya jalani saat ini.
Saya tahu, mereka itu bukti bahwa cintaMu tidak pernah jauh.
Mereka itu, perpanjangan tanganMu untuk saya tetap merasa saya tidak berjuang sendiri.
Jika adaMu disebut sebagai sebuah kebetulan, saya rasa, saya mahluk yang terlalu sering mengalami kebetulan.
Terlalu ekstrim untuk menyamakan ajaibMu dengan salah satu kosa kata logika dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hadirmu sudah diluar kuasa saya sebagai manusia.
Terimakasih ya, Yah..
Saya berdoa untuk mereka, dimanapun mereka berada dan bertindak saat ini.
Jaga mereka, karena mereka pantas untuk dijaga dalam kepak sayapMu.
No comments:
Post a Comment