Pages

Tuesday, April 1, 2014

Timur dan Hitam Sama Dengan Manis


Hitam manis manis hitamku
Duniaku berputar kini
Kali dua dari 360
Sadar yang tak disengaja
Mengembalikan gelombang frekuensi
Di angka yang selalu sama
Jenaka yang sama

Tertawa pada suatu pola
Tak punya beda dengan dulu atau sekarang
Setengah busana
Ketika hampir terkatup lelap ditelan lelahnya hidup diluar sana

Entah apa itu arti sembrono berkata
Yang kita tahu hanya terbahak atau maaf jika keliru mengucap
Sebegitu sederhana namun memikat

Itu yang selalu kubawa pulang
Dan kubawa bertualang

Seketika timur menghadap manis pada asal usul kita
Senandungku tetiba bernada gempita
Karna ingat masa dimana
Ose berevolusi menjadi bo'i
Dan bo'i tanpa aturan taktis
Menjadikan beta bagian dari usi

Kapan lagi kita berjarak penggaris 30cm?
Yang mengubah pandangan bahwa membuat lelucon tak perlu harus belajar?

Rindu ini sudah terantuk berkali kali
Jangan paksa terjatuh lagi..





No comments: