Pages

Saturday, April 4, 2015

212

Kelam fajar 
Menaungi  malam 
Menghampiri ketukan manis 
Pada pintu berpeluk  debu 
Satu jam singgah sampai di minggu 
Terus mendawai entah apa hendak diucap
Korban kebutuhan untuk sebuah jumawa
Yang tidak jarang membawa bangga langkahnya yang mulai gemetar

Dan suatu nyaman di hari kedua sebelum 1 minggu dinyatakan berganti
Ia kembali rindu
Rindu terasah
Rindu terisi
Rindu menggilai Ilahi yang dulu dianggapnya sebagai masa depan
Sambil mempertanyakan diri
Layak atau hinakah ia yang bermegah diri

Paling tidak terimakasih
Untuk tak pernah lupa kembali menjemput kembali

No comments: