Pages

Thursday, March 10, 2016

Kurva Antiklimaks

Baru saja sadar
Bahwa kehilanganku sudah terlalu dalam
Terlalu lama dipupuk hingga dia tumbuh subur dan berbuah air mata
Terlama dibalut dan tidak dibuka
Mungkin kadaluarsa

Jika dulu dia membaca kotak sastraku
Isyarat itu sampai

Namun mungkin kali ini
Dia memilih untuk tidak memahami apa-apa
Berusaha tidak paham apa-apa

Aku saja yang terlalu kurang santun
Kurang tahu diri
Baiknya dia kuasapkan
Kini asap itu kukejar mati
Hingga lelah berlari
Dan pasrah pada lini
Akan dilambaikan tangan atau direngkuh kembali

Seribu tunduk dan kata tidak apik lagi
Beruntung aku masih menjadi salah satu

Aku memang pantasnya digantikan
Maaf
Manusia ini bukan yang patut
Untuk dibanggakan

No comments: