Pagi lahir dari maha karya semesta mencipta surya
Anak lahir dari buah cinta ayah ibunya
Kamu dan aku lahir dari buah bibir mereka
Sepandai semesta mencipta bendu mengisi sekujur waktuku
Sepandai semesta mempertemukan kita di prae ceritaku
Entah betul atau tidak
Dan entah untuk apa
Temu dan sibak ini harus terjadi di satu lini
Pekerjaan tepis menepis ini bukan keahlianku. Aku hanya pandai menikmatimu, bergerak bebas mengisi sela dengan istimewa. Menikmatimu, dengan batas. Dalam gita.
Lepaslah.
Aku mulai hilang daya membicarakan itu.
No comments:
Post a Comment