Pages

Wednesday, October 17, 2018

Kaki

Dua kaki
Sudah diberi dari dulu
Dengan bentuk dan simetri yang presisi
Dia kubawa lari
Menggapai apapun yang muncul dari hati
Menghantarkan pada riak dan gelombang hidup

Dia kubawa lari pada aspirasi yang tidak ingin terhenti
Dalam tiap langkahnya..
Banyak bentuk jalan yang ia temui
Kasar, halus, berbatu, panas, dingin, dan semua sensasi itu terekam jelas di telapaknya
Dia harus bertahan pada jalan apapun itu bentuknya
Bahkan pada rintangan yang seringkali ingin mematikan aspirasinya
Berputar pada jalan yang sama
Dihantam dengan batu yang sama
dan terjatuh pada jalan yang sama, jalan yang sudah lama dikenalnya

Dia sering merasa tidak dipahami
dihakimi, tanpa ada yang mau mencoba sepatu yang dikenakannya
Baginya ia masih beruntung
Masih punya satu kaki lagi, yang selalu diandalkannya untuk menopang ketika lelah berjalan
dan menggantikan sakit yang dirasa

Kaki tetap tidak mau berhenti
Walaupun banyak jalan yang memaksanya berhenti
Terus berjalan.. dan berjalan..
walaupun seakan jalan di tempat

Kaki percaya
jejak yang telah ditinggalkannya, tidak mungkin sia-sia

No comments: