Kotak Lampu Tapak Malam
Menidurkan dan membuai
Kadang menjemput disela keheningan
Dan terpejam menjadi pekerjaan rumah selanjutnya
Kotak Lampu Tapak Malam
Bisa lalu lunglai berpetualang
Menatap harapan yang sama panjang dan lebarnya
Menjelajahi ruang yang bukan haknya ketika itu
Kotak Lampu Tapak Malam
Pejamkan mataku
Buai aku dalam asmara kepedihan
Dan kicauan kesendirian
Lalu ku lupa egois tanpa berpolemik
Menghasilkan magma kesesakan
Taktik mana yang akan dieksekusi
Untuk membangunkan
Kau yang asyik dengan imaji
Tanpa peduli, ada kami
Yang menunggu dihampiri
No comments:
Post a Comment