Bersama para ombak
Dan deburannya yang berkelahi dengan angin malam
Pasir putih yang sudah sirna disapa rembulan dan bintang berkeliaran
Khayalku pamit pergi
Mengunjungi hati yang terpaksa ditinggal walau berarti
Sekejap perlahan menikmati ego yang tak peduli pendewasaan
Persetan dengan pembelajaran
Aku hanya ingin kembali ke peradaban
Bersama dan tetap dengan jarak yang terjaga dengan jangkau telunjukku menari
Untuk memanggil..
No comments:
Post a Comment