Terlintas beban
mengiringi rindu
mengawani hamparan rasa yang berucap
salam perpisahan pada tempat kita bersama
penggalan kata yang sudah menyeruak
mendesak keluar
bersama dengan derai air mata
dan hujan semesta
ini jodoh atau apapun
yang manusia tahu
ini bukan kebetulan
paling tidak
dibawah raksasa awan berlayar
kami masih ditemani oleh Pencipta yang masih sama
tenggelam dalam deru perjalanan yang bukan jadi pinta
terbaur dalam aroma perjuangan masa depan yang tak kunjung selesai
karena inginnya memang selesai
dan melanjutkan masa sekarang untuk masa depan
semua bisa diterima
dan harus bisa diterima
namun nyatanya hati tetap mengatakan tidak
No comments:
Post a Comment