Mengkancing kawan awan
Kutengok hari siang
Sama seperti malam
Terbebat
Terhajar yang ada tertahan
Aku ada cerita
Tapi terbatas berkata
Pagarku tak sampai
Pada mereka
Terpaksa terdiam karna peran
Sebenarnya kita kaya aksara
Sedikitku menguasai budaya
Namun apa daya guna
Bicara hanya sebatas mengetuk dan menutup pintu
Setelahnya harus dikunci
Sulitnya
Aku manusia yang tak suka menggunakan kunci
Dan memikirkan potensi dicuri
No comments:
Post a Comment